Jumat, Januari 21, 2022
Beranda Lampung Pesisir Barat Proyek Tambal Sulam Di Duga Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan

Proyek Tambal Sulam Di Duga Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan

MP Pesisir Barat – Banyak pengendara sepeda motor kecelakaan akibat proyek tambal sulam di jalan Lintas Barat (Jalinbar) yang dilakukan oleh PUPR, Sudah banyak menelan korban akibat kecelakaan, bahkan di duga ada dua korban meninggal dunia dikarenakan kecelakaan akibat proyek tambal sulam jalan raya di Kecamatan Pesisir Selatan tepatnya di Pekon Biha, terkesan seperti dibiarkan sehingga mengabaikan keselamatan pengguna jalan.

Saat dikonfirmasi melalui telpon WhatsApp, Kapolsek Pesisir Selatan, Iptu Hazbullah membenarkan adanya kecelakaan dijalibar tepatnya di pemangku Way Nipah, Pekon Biha Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, pada selasa malam (13/04/2021).

Diduga kecelakaan tersebut dikarnakan salah seorang pengendara mencoba menghindari lubang tambal sulam yang belum diisi aspal, sehingga keduanya sontak bertabrakan adu kambing, dan mengakibatkan kedua korban kecelakaan ini meninggal dunia. Jelasnya, Jum’at (23/04/2021)

Piddinuri selaku Wakil I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Barat, menjelaskan bahwa ia sudah melakukan kroscek di lokasi tempat dimana proyek tambal sulam ini dilaksanakan, setelah sampai dilokasi ternyata aspal yang sudah digali dibiarkan begitu saja, bahkan tanpa adanya rambu-rambu yang menjadi peringatan bagi para pengendara yang melintas agar berhati-hati.

“Tentu hal itu sangat membahayakan bagi pengendara terutama bagi pengendara bermotor, disaat sedang melintas apa lagi dengan kecepatan tinggi tidak stabilnya permukaan jalan saja bisa menyebabkan kecelakaan, apalagi jalan yang berlubang ” Tandasnya.

Pengerjaan proyek seperti tambal sulam jalan raya ini memang banyak digiatkan untuk memperbaiki jalan lintas yang rusak, namun jika pengerjaan dilakukan bertahap dan membiarkan lubang yang sudah digali begitu saja dalam kurun waktu yang lama tanpa diisi dengan aspal yang baru, tentu sangat mengganggu bagi para pengendara, bukan hanya terganggunya kenyamanan, namun juga bisa menyebabkan kecelakaan yang berujung kematian.

Terpisah salah seorang warga mengatakan setiap melintasi jalan ini mengaku sangat menyesalkan proyek tambal sulam ini, karena dianggap lamban dan tidak memperdulikan keselamatan para pengendara.

“Sudah berapa lama jalan ini dikorek namun tidak juga diaspal, pihak proyek dianggap lamban dan mengabaikan keselamatan warga yang melintas, kenapa setelah dikorek tidak langsung diaspal dan dibiarkan berlarut-larutm,” kata Warga (RD)



Artikel

Kunjungan Ke Pesawaran, Ganjar; Rasanya Ketemu Keluarga Sendiri, Langsung Greng!

MP Pesawaran - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berkunjung ke Pesawaran, Jumat (21/1). Kunjungan itu merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona...

Kecamatan Rumbia, Salah Satu Dari Lima Kecamatan Yang Dapatkan Mesin Perekam E-KTP

MP Lampung Tengah -- Kecamatan Rumbia Lampung Tengah merupakan salah satu dari lima Kecamatan diKabupaten Lampung Tengah yang mendapatkan Mesin perekaman dan Cetak E-KTP...

Pengelapan Dana Desa, FKPK Meminta Inspektorat Tubaba Jemput Bola

MP Tubaba - Atas perbuatannya menggelapkan Dana Desa (DD), Sapto selaku mantan Kepalou Tiyuh Tirta Makmur kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat...

Tinggalkan Balasan

- Advertisment -

Popular

Kunjungan Ke Pesawaran, Ganjar; Rasanya Ketemu Keluarga Sendiri, Langsung Greng!

MP Pesawaran - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berkunjung ke Pesawaran, Jumat (21/1). Kunjungan itu merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona...

Kecamatan Rumbia, Salah Satu Dari Lima Kecamatan Yang Dapatkan Mesin Perekam E-KTP

MP Lampung Tengah -- Kecamatan Rumbia Lampung Tengah merupakan salah satu dari lima Kecamatan diKabupaten Lampung Tengah yang mendapatkan Mesin perekaman dan Cetak E-KTP...

Pengelapan Dana Desa, FKPK Meminta Inspektorat Tubaba Jemput Bola

MP Tubaba - Atas perbuatannya menggelapkan Dana Desa (DD), Sapto selaku mantan Kepalou Tiyuh Tirta Makmur kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat...

Kepala Lapas Way Kanan Rumahkan Sebanyak 427 Napi, Guna mencegah Penyebaran Covid 19

MP Way Kanan - Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Dalam Lapas dan Rutan, Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memperpanjang...

Komentar

%d blogger menyukai ini: