Selasa, Januari 18, 2022
Beranda Lampung Pesisir Barat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat Mengecam Keras Aksi Bejat Yang Dilakukan...

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat Mengecam Keras Aksi Bejat Yang Dilakukan Oknum Guru

MP Pesisir Barat – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat (Disdikbud) mengecam keras aksi bejat yang di lakukan oleh oknum guru Sekolah Dasar (SD) yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di wilayah setempat.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pesisir Barat melalui Kepala Bidang Dikdas Paud dan PMFI Erik Putra AR mengatakan pihak nya sangat menyayangkan serta mengecam keras atas perbuatan guru di salah satu Sekolah Dasar di Kecamatan Lemong.

“Pelaku kan seorang guru agama, sekaligus guru ngaji seharusnya ia tau bagaimana cara mendidik serta mengayomi siswa/i nya menjadi lebih baik, bukan nya justru melakukan tindakan yang bertentangan dengan norma dan aturan yang berlaku, kita sangat mengecam keras perbuatan pelaku,” jelasnya saat di konfirmasi, Rabu, (12/12022).

Sebagai guru agama seharusnya pelaku menanamkan nilai-nilai kebaikan serta menumbuhkan rasa nyaman kepada siswa/i yang di ajar agar siswa/i itu bisa maju dan berkembang. Akibat ulah nya tersebut saat ini korban mengalami trauma yang cukup berat yang bisa mengancam masa depan siswa/i itu.

“Tugas kita saat ini melakukan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) untuk melakukan pemdampingan terhadap korban untuk memulihkan kondisi psikis korban yang terguncang akibat kejadian yang memilukan itu,” jelasnya.

Erik mengatakan pelaku akan di berikan sanksi seberat-berat nya atas perbuatan yang di lakukan hingga dilakukan pemecatan setelah hasil pemeriksaan dan vonis pelaku keluar.

“Perbuatan pelaku jelas mencoreng nama baik dunia pendidikan, sanksi tegas berupa pemberhentian secara tidak hormat sebagai PNS sudah pasti akan di lakukan,” ungkapnya.

Erik berharap kejadian seperti ini tidak lagi terjadi kedepan nya, untuk itu perlu kerjasama antara dinas terkait untuk memberikan perlindungan kepada anak-anak untuk memastikan mereka mendapatkan hak mereka sebagai warga negara indonesia.

“Kedepan kita akan lebih mengoptimalkan perlindungan terhadap siswa/i dengan bekerjsama dengan pihak terkait agar hal semacam ini tidak lagi terjadi, dan untuk para guru jadilah contoh yang baik jangan sampai mencoreng nama baik dunia pendidikan terlebih di Bumi Negeri Para Sai Batin dan Ulama ini,” pungkasnya. (Rido)

 



Artikel

Peratin Penyandingan Diduga Tidak Paham Tugas dan Fungsi

MP Pesisir Barat - Perselisihan antara sesama warga Pekon/Desa Penyandingan Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat hingga hari ini belum ada penyelesaian. Nelda Susanti warga Pekon...

Diduga RB Selaku Rentenir Kembali Lakukan Ancaman Di Rumah Korban

MP Lampung Tengah - RB yang bekerja sebagai salah satu oknum ASN disalah satu perkantoran Pemkab Lampung tengah, yang diduga selaku rentenir kembali mendatangi...

Realisasi Dana Stabilasi Dinas Koprindag Pesisir Barat Diduga Tidak Sesuai

MP Pesisir Barat - Dari tahun ke tahun harga bahan pokok mengalami kenaikan bahkan di tahun 2022, mulai dari minyak goreng, telur ayam, ayam...

Tinggalkan Balasan

- Advertisment -

Popular

Peratin Penyandingan Diduga Tidak Paham Tugas dan Fungsi

MP Pesisir Barat - Perselisihan antara sesama warga Pekon/Desa Penyandingan Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat hingga hari ini belum ada penyelesaian. Nelda Susanti warga Pekon...

Diduga RB Selaku Rentenir Kembali Lakukan Ancaman Di Rumah Korban

MP Lampung Tengah - RB yang bekerja sebagai salah satu oknum ASN disalah satu perkantoran Pemkab Lampung tengah, yang diduga selaku rentenir kembali mendatangi...

Realisasi Dana Stabilasi Dinas Koprindag Pesisir Barat Diduga Tidak Sesuai

MP Pesisir Barat - Dari tahun ke tahun harga bahan pokok mengalami kenaikan bahkan di tahun 2022, mulai dari minyak goreng, telur ayam, ayam...

Pemkot Sediakan Vaksinasi Booster Lansia di 31 Puskesmas

MP Bandar Lampung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyediakan vaksinasi tahap tiga (Booster) untuk para warga Lanjut Usia (Lansia) di 31 Puskesmas. Hal itu...

Komentar

%d blogger menyukai ini: